Anak biasanya kalau sudah ada didepan
internet lupa akan segalanya misalnya pada waktu harus makan dia lebih suka
berada didepan internet yaitu bermain game atau facebook-an dengan temannya. Untuk Itu orang tua harus mengawal , mengawasi
, mengarahkan anak agar tidak terpengaruh kearah kenegatifan lingkungan atau
terpengaruh teman dan pergaulan lingkungan rumah.
Dengan member pemahaman mengenai manfaat dan
bahaya internet yang dapat merusak mental dan karakter anak serta tanggung
jawab atas pendidikannya terabaikan, untuk mencegah itu orangtua memberi batasan untuk bermain internet ataupun yang
menyangkut teknologi informasi dan komunikasi yaitu dengan membuat jadwal
kegiatan yang harus dilakukanan oleh anak atas dasar kesepakat orang tua dan
anak. Dan memberi siraman rohani pada anak dengan memanggil guru ngaji yaitu dengan ceramah yang mengaitkan pergaulan dengan orang asing.
Pertemanan melalui dunia maya sangatlah
berbahaya karena kita hanya melalui internet,komunikasinya tanpa mengenal wajah yang sesungguhnya dan identitas yang
sebenarnya. Dalam pertemanan melalui dunia maya tidak ada etika dalam pergaulan
maka orang tua wajib mengenalkan etika pergaulan dalam dunia maya atau
komunikasi melalui internet ( online ).
Awasi anak apabila ke toilet jangan sampai
anak membawa handphone maka kita sebagai orang tua memberi perhatian yang lebih agar anak tidak
mudah mengakses internet di kamar mandi (toilet).
Kita sebagai orang tua juga dapat
memberitahukan kegunaan dari internet untuk pendidkan yaitu dapat mencari materi
pelajaran yang tidak ada di buku pelajaran maka dangan internet kita dapat membuka situs dengan sesuai apa
yang akan kita cari dan meringankan orang tua untuk tidak membeli buku
pelajaran terlaku banyak, dengan membuka internet telah ada semua yang kita
inginkan.
Untuk itu orang tua harus menggunakan
software filter apabila anak mengaktifkan internet sudah tersaring situs yang
merusak moral anak.
